Kamis, 30 Desember 2010

Teknologi


Kemajuan teknologi multi media dalam berbagai asfek kehidupan manusia menyebabkan sumber informasi tidak dapat dimonopoli dan dimanipulasi. Kemajuan teknologi informasi membuat orang dapat mengetahui apa saja yang mereka ingin tahu. Seiring dengan itu banyak perusahaan publik dan swasta memanfaatkan teknologi informasi yang dapat menunjang dalam berbagai aktivitas terutama bagi pimpinan dalam mengambil keputusan-keputusan yang strategis yang akhirnya akan memberikan kontribusi bagi peningkatan efisiensi, efektivitas dan produktivitas organisasi. Kemajuan teknologi informasi yang didukung oleh perkembangan teknologi dibidang komunikasi, transportasi, satelit menyebabkan pesan-pesan atau berita yang dikirim akan dapat di terima pada saat yang bersamaan, meskipun jarak antara pengirim dan penerima sangat berjauhan. Perkembangan ini tidak terlepas dari kemajuan dalam berbagai bidang seperti :
1. Komputer.

Penggunaan teknologi magnetic core yang lambat dan besar diganti dengan penggunaan chip intel yang kecil dan berkemampuan besar sehingga komputer dapat dan mudah dibawa serta berharga semakin murah.

2. Televisi dari yang menggunakan tabung katoda dan anoda sampai pada tahap penggunaan teknologi layar datar sehingga tidak memakan tempat dan mempunyai kualitas gambar yang baik.

3. Satelit yang mempunyai mobilitas tinggi sehingga dapat memancarkan dan menerima berita dimana saja. Problema titik kosong (blank spot) yang terkait dengan penerimaan atau pemancar (televisi ) dapat teratasi.

4. Teknologi komunikasi dari yang menggunakan kabel biasa maupun serat optik sampai pada teknologi tanpa kabel dengan kemampuan yang luar biasa mulai dari mengakses internet, saluran televisi, siaran radio sampai pada fasilitas hiburan/musik.

Informasi pada saat ini menjadi sangat penting dan menjadi komoditas yang mahal untuk itu bagaimana organisasi publik atau bisnis dapat menggunakan atau memanaj informasi yang berlimpah dan berbagai bentuk itu bagi kepentingan organisasi.

Dampak SMS dalam penulisan bahasa indonesia

    Maraknya pemakaian jalur komunikasi yang murah, efisien, dan murah, juga dapat melahirkan dampak yang negatif dalam penggunaan tata bahasa. Pemakaian singkatan di dalam menggunakan sms kerap kali membuat masyarakat menjadi terbawa arus di dalam menuliskan kata-kata baku, sepeti menulis surat, catatan dan sebagainya.
 
    Terkadang pemakaian kata yang tak baku di dalam memanfaatkan layanan sms sering kali menimbulkan keraguan atau makna ganda bagi si penerima, tak heran pesan yang kita kirim lewat sms bisa menghasilkan arti yang berbeda dari yang kita maksudkan, mungkin bagi mereka yang mengerti mungkin dengan mudah ia dapat mengartikannya, tapi bagi mereka yang baru pertamakali melihat singkatan seperti ini mungkin ia akan akan bertanya-tanya apa maksud yang hendak di sampaikan oleh si pengirim.

pengiriman pesan singkat atau yang biasa di sebut sms dapat mengubah pengertian cara penulisan bahasa yang baik.
 
contoh :
" aq akn jmput qm jm9, jgn kmn2 ya..."
 
artinya :
" aku akan jemput kamu pada pukul sembilan, jangan kemana-mana ya..."

di khawatirkan pesan singkat (sms) akan merusak tata cara penulisan yang baik dan benar para generasi muda.

Ragam bahasa gaul yang merusah bahasa indonesia

Ragam bahasa gaul remaja memiliki ciri khusus, singkat, lincah dan kreatif. Kata-kata yang digunakan cenderung pendek, sementara kata yang agak panjang akan diperpendek melalui proses morfologi atau menggantinya dengan kata yang lebih pendek seperti “memang – emang”.
Kalimat-kalimat yang digunakan kebanyakan berstruktur kalimat tunggal. Bentuk-bentuk elip juga banyak digunakan untuk membuat susunan kalimat menjadi lebih pendek sehingga seringkali dijumpai kalimat-kalimat yang tidak lengkap. Dengan menggunakan struktur yang pendek, pengungkapan makna menjadi lebih cepat yang sering membuat pendengar yang bukan penutur asli bahasa Indonesia mengalami kesulitan untuk memahaminya. (Nyoman Riasa)

1)      Pengunaan awalan e
Kata emang itu bentukan dari kata memang yang disispi bunyi e. Disini jelas terjadi pemendekan kata berupa mengilangkan huruf depan (m). Sehingga terjadi perbedaan saat melafalkan kata tersebut dan merancu dari kata aslinya.

2)      Kombinasi k, a, g
Kata kagak bentukan dari kata tidak yang bunyinya tid diganti kag. Huruf konsonan pada kata pertama diganti dengan k huruf vocal i diganti a. Huruf konsonan kedua diganti g. sehingga kata tidak menjadi kagak.

3)      Sisipan e
Kata temen merupakan bentukan dari kata teman yang huruf vocal a menjadi e. Hal ini mengakibatkan terjadinya perbedaan pelafalan.

Teknik berpidato

Pidato adalah penyampaian gagasan, pikiran atau informasi serta tujuan dari pembicara kepada orang lain(audience) dengan cara lisan. Pidato juga bisa diartikan sebagai the art of persuasion, yaitu sebagai seni membujuk/mempengaruhi. Berpidato ada hubungannya dengan retorika(rhetorica), yaitu seni menggunakan bahasa dengan efektif. Berpidato bukanlah suatu pekerjaan yang sederhana karena dalam berpidato menyangkut beberapa unsur penting seperti: pembicara, pendengar, tujuan dan isi pidato, persiapan, terknik dan etika dalam berpidato.
Teknik Berpidato
Ada empat teknik berpidato yang umum, yaitu:(
a)Metode Naskah, yaitu pidato yang digunakan untuk pidato resmi dan dibacakan secara langsung. Cara demikian dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan, karena setiap kata yang diucapkan dalam situasi resmi, akan disebarluaskan dan dijadikan figur oleh masyarakat dan dikutuip oleh media massa; (
b)Metode Menghafal, yaitu naskah yang telah dipersiapkan sebelumnya bukan untuk dibaca, melainkan untuk dihafal; (
c) Metode Spontanitas, yaitu metode pidato yang tidak dilakukan persiapan/pembuatan naskah tertulis terlebih dahulu. Biasanya dilakukan hanya oleh orang-orang yang akan tampil secara mendadak; 
(d) Metode Penjabaran Kerangka. Teknik berpidato dengan menjabarkan materi pidato yang terpola secara lengkap adalah teknik yang sangat dianjurkan dalam berpidato. Maksud dari terpola yaitu materi yang akan disampaikan harus disiapkan garis-grais besar isinya dengan menuliskan hal-hal yang dianggap paling penting untuk disampaikan. 
2. Etika berpidato di depan pejabat: 
(a)Menghilangkan rasa rendah diri; 
(b)Jangan tampil seolah-olah menggurui, sikap lebih tahu dan lain-lain; 
(c)Jangan terlalu memberikan penghormatan yang berlebihan pada audience.
3. Berpidato di depan Pemuka Agama:
(a)Jangan mengeluarkan kata-kata yang bisa menyinggung umat beragama; 
(b)Jangan ada nada merendahkan atau memuji agama tertentu;
(c) Perbanyak istilah-istilah keagamaan

Minggu, 19 Desember 2010

Resensi Novel.


Cinta 24 jam.

Identitas buku:
Judul                 : Cinta 24 jam.
Pengarang : Andrei Aksana.
Harga Buku        : Rp. 52.000,-*
Tebal                 :184 halaman.

Kau ucapkan cinta ketika mendaki tubuhku.
Ketika Malam berakhir, cinta pun lari.
Inikah cinta 24 jam…
Biarkan aku merantai malam
Agar selamanya bintang memijarkan perasaa
Biarkan aku menyekap pagi
Agar tak pernah mentari mengusir mimpi
Dan kau menjadi milikku
Hanya untukku
Sepanjang hidupku
Sulitkah itu? 

Ceritanya romantis, tapi jujur. Bisa buat introspeksi yang bagus untuk para pekerja seni.
--Irgi Fahrezi

Andrei paling tahu dan paling jago mengaduk perasaan orang dengan kalimat-kalimat puitis yang simpel tapi nggak cengeng. Bikin penasaran karena ceritanya nggak pasaran, jadi nggak pengin berhenti ngebacanya.
--Krisna Mukti

Beda tapi realistis. Ada yang bisa kita pelajari in a diferent way. Penyelipan puisi-puisinya indah sekali.
--Wulan Guritno

Gejala Bahasa.

Gejala Gejala Bahasa.

            Kali ini saya akan menjelaskan tentang gejala gejala bahasa yang ada saat ini, saat ini banyak terdapat gejala gejala bahasa yang muncul yaitu terdapatnya kata kata aneh yang muncul dan berkembang luas menjadi kata kata sehari hari, seperti contohnya :

* Lebay.
Yang dimaksud lebay adalah sesuatu yang dianggap berlebihan. Seperti suatu gerakan yang dibuat buat atau perkataan yang di lebih lebihkan.

* Alay.
Alay adalah singkatan dari anak layangan yang dinilai oleh beberapa orang sebagai orang yang bergaya terlalu berlebihan atau norak.

* Jayuz.
Jayus merupakan istilah populer yang digunakan untuk lawakan yang dianggap tidak lucu. Sejarah kata ini adalah berasal dari seorang anak di daerah Kemang yang sering dipanggil Jayus oleh teman-temannya karena dia sering sekali melawak akan tetapi lawakannya tidak lucu. Dan kata jayus itu sebenarnya merupakan nama dari ayah anak tersebut.

*Narsis.
Narsis merupakan kata yang dipakai untuk orang yang senang sekali mengabadikan dirinya dalam foto.

Perkembangan Terbaru Kata Baku.

Perkembangan Terbaru Kata Baku.

       
Bahasa Indonesia memiliki aturan dalam penggunaannya oleh karena itu ada yang disebut Kata Baku dan Kata tidak baku. Kata baku adalah kata - kata yang sesuai dengan aturan yang terdapat pada Bahasa Indonesia, sedangkan kata tidak baku adalah kebalikan dari kata baku, kara yang tidak sesuai dengan aturan, hal ini disebabkan oleh lingkungan, seperti contoh karena ada unsure bahasa daerah yang terpakai.
            Saat ini Bahasa Indonesia berkembang begitu pesat sehingga banyak orang yang tidak memperdulikan aturan – aturan atau kaidah – kaidah pada bahasa Indonesia. Sebagai contoh, pemakai bahasa Indonesia, seperti wartawan yang terkadang-kadang tidak memedulikan kaidah k, p, t, s ketika menuangkan tulisannya di media-media cetak. Kini banyak ditemukan ketidakseragaman dalam penulisan pada setiap kata yang dimulai dengan fonem p baik yang bersuku kata dua maupun tiga jika diberi awalan me(N)- atau meng- (beserta variasi imbuhannya) fonem pertamanya ada yang melebur/luluh (sesuai dengan kaidah bahsa Indonesia) ada juga yang tidak melebur, sebagai contoh :
Ø  Memperkosa                        =           memerkosa
Ø  Mempesona                         =           memesona
Ø  Mempopulerkan                   =           memopulerkan
Ø  Mengkomunikasikan             =           mengomunikasikan
Ø  Mempengaruhi                     =           memengaruhi
Ø  mempedulikan                      =           memedulikan
Ø  mensosialkan                        =           menyosialkan
Ø  mempelihara                         =           memelihara
Ø  mensentralisasi                      =           menyentralisasi
Ø  mensetrika                            =           menyetrika

Penggunaan ragam baku
Surat menyurat antarlembaga
• Laporan keuangan
• Karangan ilmiah
• Lamaran pekerjaan
Surat keputusan
• Perundangan
• Nota dinas
• Rapat dinas
• Pidato resmi
• Diskusi
• Penyampaian pendidikan
• Dan lain-lain.


Ciri Ciri Kata Baku.

  1. komunikasi resmi, yakni dalam surat menyurat resmi, surat menyurat dinas, perundang – undangan, penamaan dan peristilahan resmi, dsb.
  2. Wacana teknis seperti dalam laporan resmi, karang ilmiah, buku pelajaran, dsb.
  3. Pembicaraan didepan umum, seperti dalam ceramah, kuliah, pidato dan sebagainya.
  4. Pembicaraan dengan orang yang dihormati dan sebagainya.

Ref:
http://nurdin-piero.blogspot.com/2010/11/perubahan-kata-kata-baku-terbaru.html
http://bernart-howtolearn.blogspot.com/2009/10/penggunaan-kata-baku-dan-kata-tidak.html